20 Thn Masa Vassa YA. Vajragiri Mahasthavira

Pada tanggal 09 Desember 2007, bertempat di Wihara Dharmakirti Palembang telah dilangsungkan perayaan 20 tahun masa kebhikkhuan atau masa vassa dari Y.M.Wiku Vajragiri.

Perayaan ini dilaksanakan secara sederhana sesuai dengan permintaan sendiri, sehingga panitia tidak mengadakan persiapan secara khusus seperti mencetak undangan atau lainnya, namun tetap saja antusias umat Buddha untuk turut merayakan momen ini sangat besar. Hal ini terlihat dari hadirnya umat Buddha dari berbagai desa, kabupaten, dan kota dari berbagai provinsi, antara lain Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu dan Lampung.

Selain itu tidak ketinggalan para anggota Sangha dari Sagin seperti Y.M.Ashin Santacitta Saddhanyano, Y.M.Bhikkhu Sasana Bodhi, dan juga keluarga atau kerabat, serta sahabat seperjuangan pada masa mudanya dulu turut hadir merayakan momen ini.

Adapun susunan acara perayaan 20 tahun masa vassa Y.M.Wiku Vajragiri Mahasthavira adalah
1. Pembukaan, yang dibawakan oleh Pandita Sri Maryati dan Sujarwoto.
2. Penayangan foto-foto Bhante Vajragiri pada saat masih muda sampai dengan sekarang.
3. Pembacaan riwayat hidup singkat dari Bhante Vajragiri oleh Pandita Sri Maryati sambil diiringi dengan lagu “Sujudku” sehingga suasana saat itu penuh dengan keharuan
4. Setelah pembacaan riwa-yat hidup dari Bhante Vajragiri, perayaan diselingi dengan dua buah lagu yang khusus dipersembahkan untuk Bhante oleh 50 orang anak-anak GABI.
5. Laporan dari ketua panitia perayaan, Pandita Tono Alamsyah.
6. Berbagai kata sambutan yaitu
a. Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, diwakili oleh Pandita Hasan Effendi.
b. Pengurus Pusat Majelis Buddhayana Indonesia, diwakili oleh Pandita Tadjung KT
c. Sangha Agung Indonesia, diwakili oleh Y.M.Bhikkhu Sasana Bodhi.
d. Pembimas Buddha Kanwil Depag Sumatera Selatan, Triroso S.Ag.
7. Doa, yang dipimpin oleh Bhante Saddhanyano.
8. Pemotongan nasi tumpeng oleh Bhante Vajragiri, yang kemudian dipersembahkan kepada Alm. Y.A.Ashin Jinarakkhita dan Tiratana.
9. Kesan umat Buddha terhadap Bhante Vajragiri yang diwakili oleh Pandita Suliyono Jhanadewa dari Desa Sindang Bengkulu.
10. Pesan dari Bhante Vajragiri, yang intinya mengajak kita untuk selalu hidup dengan sederhana dan juga memiliki rasa bakti dan terima kasih kepada orangtua.
11. Setelah pesan dari Bhante Vajragiri, acara perayaan di-selingi lagi dengan sebuah lagu “Sangha” yang kali ini dibawakan oleh muda-mudi dari Wihara Dharmakirti.
12. Meresmikan gerakan “Sejuta Keping Uang Rp.100,-“ sebagai salah satu cara penggalangan dana untuk pembangunan pusdiklat dan pusat meditasi. Peres-mian gerakan ini ditandai dengan memasukkan uang koin Rp.100,- ke dalam kotak dana kaca oleh Bhante Vajragiri dan kemudian disusul oleh Bhante Saddhanyano dan Bhante Sasana Bodhi.
13. Ucapan selamat dan terima kasih kepada Bhante Vajragiri. Dalam acara ini seluruh umat Buddha yang hadir berbaris dengan rapi dalam posisi bersujud kemudian maju satu persatu melakukan namaskara sebanyak satu kali sambil menyerahkan persembahan sebagai tanda turut bermudita citta atas pengabdian ia selama ini. Menurut rencananya seluruh dana yang terkumpul pada perayaan ini akan dipersembahkan untuk membantu pembangunan Prasadha Jinarakkhita.

Terima kasih Bhante atas pengabdiannya selama ini untuk Buddhadharma. Semoga semua cita-cita Bhante dapat terwujud. Dan semoga Bhante selalu sehat, damai dan bahagia.